Pengertian, Fungsi dan Paradigma Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) Menurut Armstrong
Jelaskan pengertian dan fungsi Manajemen SDM!
Pengertian Manajemen SDM
Menilik dari pendapat Armstrong bahwa:
"Human resource management is defined as a strategic and coherent approach to the management of an organization’s most valued assets the people working there who individually and collectively contribute to the achievement of its objectives”
Yang dapat diterjemahkan bebas dalam definisi bahwa manajemen SDM adalah bentuk pendekatan strategis dan koheren manajemen terhadap aset berharga suatu organisasi dimana subyek yang terlibat di dalamnya, secara individual dan kolektif, memiliki kontribusi terhadap pencapaian dari usaha bersama tersebut.
Menurut pendapat saya, manajemen SDM adalah sebuah seni dalam mengelola potensi setiap pribadi yang ada pada organisasi agar tujuan bersama bisa tercapai secara maksimal.
Fungsi Manajemen SDM
Armstrong juga mengemukakan bahwa fungsi dari manajemen SDM diantaranya adalah "::...... to acquiring, developing, managing, motivating and gaining the commitment of the organisation’s key resource. – the people who work in and for it.”
Ini bisa diartikan fungsi daripada manajemen SDM adalah untuk mengenali, mengembangkan, mengelola, memotivasi dan memperoleh komitmen dari para anggota organisasi yang berkontribusi di dalamnya..
Lebih spesifik lagi, fungsi manajemen SDM dapat dikategorikan menjadi:
- Managerial Functions, (fungsi pengelolaan)
- Operative Functions, and (fungsi operasional)
- Advisory Functions (fungsi pengawasan)
Jelaskan secara singkat pergeseran peran Manajemen SDM!
Menurut Putri Wulandari, pergeseran paradigma dalam manajemen SDM ada 3 yakni diawali dengan Departemen Personalia, Human Resource Strategik, hingga Talent Management.
Paradigma Departemen Personalia (1970-1980)
Pada fase Departemen Personalia, manajemen SDM memiliki tugas untuk bertanggung jawab dalam mengelola Sumber Daya Manusia dalam sebuah organisasi seperti masalah recruiting, menggaji, dan memastikan bahwa setiap pegawai memiliki manfaat yang diperlukan. Fase ini lebih menonjolkan kepentingan bisnis dari organisasi yang dimaksud.
Paradigma Human Resource Strategic (1980 - 1990)
Pada fase ini, manajemen SDM memiliki peran yang lebih kompleks, terutama dalam hal merekrut orang yang tepat, training SDM, menyusun desain dan struktur organisasi, mengembangkan paket kompensasi menyeluruh dan terpadu, menghitung pembagian saham dan bonus, serta fungsi pelayanan kesehatan dan kesejahteraan karyawan.
Paradigma Talent Management
Ini merupakan fase terakhir yang merupakan pengembangan dari fase sebelumnya dimana manajemen SDM memiliki tugas terintegrasi untuk melakukan proses recruitment), mengembangkan (developt), dan mempertahankan (retention) orang-orang yang memilki bakat (talent) yang dibutuhkan organisasi untuk mencapai keunggulan organisasi.
Tanggapan pertanyaan dosen: Bagaimana peran MSDM di era pandemi covid seperti ini?
Peran MSDM di era pandemi sangat krusial dalam menemukan dan menanggulangi berbagai dampak yang diakibatkan oleh hal-hal force majeur seperti ini. Misalnya melakukan perampingan karyawan untuk mengimbangi lesunya permintaan pasar dimana di dalamnya terdapat paket kebijakan yang harus mempertimbangkan kelangsungan hidup organisasi dan para subyek di dalamnya, kemudian MSDM juga sangat dibutuhkan sebagai jembatan penengah untuk mengatasi gejolak internal organisasi.
Sumber:
- https://www.academia.edu/8593967/Michael_Armstrong_th_edition_10_HUMAN_RESOURCE_MANAGEMENT_PRACT_ICE
- Functions of Human Resource Management
- https://www.enotesmba.com/2014/11/functions-of-human-resource-management.html
- Pergeseran Paradigma dalam Manajemen Sumber Daya Manusia
- https://bandung.lan.go.id/index.php?r=post/read&id=332
No comments :
Post a Comment
Leave A Comment...